PERBANDINGAN KARAKTER TOKOH UTAMA PADA NOVEL TULISAN SASTRA DENGAN NOVEL 7 PRAJURIT BAPAK
DOI:
https://doi.org/10.10101/jpbsi.v1i2.18Keywords:
karakter tokoh, novelAbstract
Novel Tulisan Sastra karya Tenderlova dengan novel 7 Prajurit Bapak karya Wulan Nurmalia memiliki permasalahan yang menarik untuk diteliti dalam lingkup kajian sastra bandingan, kedua novel tersebut memiliki motif, tipe, dan tema yang sama dan juga belum dilakukannya penelitian serupa terkait perbandingan antara kedua novel tersebut. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan bentuk karakter tokoh utama pada novel Tulisan Sastra karya Tenderlova, (2) mendeskripsikan bentuk
karakter tokoh utama pada novel 7 Prajurit Bapak karya Wulan Nurmalia, (3) mendeskripsikan bentuk perbandingan karakter tokoh utama pada novel Tulisan Sastra karya Tenderlova dan novel 7 Prajurit Bapak karya Wulan Nurmalia. Penelitian ini merupakan penelitian sastra bandingan dengan fokus perbandingan persamaan bentuk karakter tokoh utama dalam novel Tulisan Sastra dengan novel 7 Prajurit Bapak. Penulis menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dan pendekatan bandingan. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui membaca, mencatat, dan deskripsi. Data penelitian ini berupa (1) analisis bentuk karakter tokoh utama novel Tulisan Sastra, (2) analisis bentuk karakter tokoh utama novel 7 Prajurit Bapak, (3)
analisis perbandingan bentuk karakter tokoh utama novel Tulisan Sastra dengan Novel 7 Prajurit Bapak. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, karakter Sastra dalam novel Tulisan Sastra adalah sosok yang penuh cinta, empati, tanggung jawab, dan memiliki integritas emosional yang kuat. Kedua, karaker Yoga dalam novel 7 Prajurit Bapak adalah sosok yang bertanggung jawab, jujur, terbuka, ramah, humoris, pemaaf, dan setia, sehingga Yoga menjadi karakter yang inspiratif dan menginspirasi dalam cara dia memperlakukan orang lain. Ketiga, perbandingan antara Sastra dan mencerminkan nilai-nilai empati, altruisme, tanggung jawab, kasih sayang, kejujuran, dan kesetiaan yang mendalam. Sikap ini mencerminkan pentingnya penghargaan, niat baik, dan dukungan dalam hubungan antarpribadi dan keluarga.





