Analisis Majas pada Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari
DOI:
https://doi.org/10.10101/jpbsi.v3i1.28Keywords:
Majas, novel ronggeng Dukuh ParukAbstract
Majas merupakan rangkaian kata yang digunakan untuk menciptakan efek dalam komunikasi dengan tujuan penyampaian pesan lebih menarik dan lebih efektif serta menyampaikan pesan secara imajinatif dan kiasan, majas meruppakan usaha seseorang untuk mewakili pikiran dengan menggunakan bahasa yang khas dan menunjukkan kepribadian orang tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif bersifat menggambarkan, menguraikan, dan memaparkan suatu objek dengan menekankan makna dan proses. Deskriptif kualitatif merupakan suatu kegiatan sistematis untuk menemukan teori dari kancah bukan menguji teori atau hipotesis. Hasil penelitian Analisis Majas Pada Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari menemukan tiga belas majas yang terdiri dari majas simile, personifikasi, metafora, hiperbola, alegori, alusi, eufisme, litotes, sinokdoke, pleonasme, antitesis, inuedo, satire, dan paradoks, serta dua puluh lima kalimat pada novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari.
Kata kunci: Majas, Ronggeng Dukuh Paruk





