Pengaruh Metode Pembelajaran Bermain Peran (Role Playing) terhadap Keterampilan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas VII MTS Miftahul Ulum Selokgondang Tahun Ajaran 2024/2025
DOI:
https://doi.org/10.10101/jpbsi.v3i1.31Keywords:
role playing, keterampilan berbicara, Pembelajaran Bahasa IndonesiaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran bermain peran (role playing) terhadap keterampilan berbicara siswa kelas VII MTs. Miftahul Ulum Selokgondang pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil observasi, menunjukkan rendahnya keterampilan berbicara siswa akibat kurangnya kepercayaan diri, keterbatasan kosakata, dan dominasi metode pembelajaran konvensional yang pasif. Oleh karena itu perlu upaya guru dalam mengembangkan kreativitasnya dalam mengajar, salah satunya yaitu memilih metode pembelajaran yang tepat dan optimal untuk mencapai tujuan pembelajaran yang baik, yaitu menggunakan metode pembelajaran bermain peran (role playing). Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif bentuk desain eksperimen semu (quasi-experimental design) dengan model Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs. Miftahul Ulum Selokgondang. Sampel penelitian terdiri dari kelas VII-A (kelas eksperimen) yang menerapkan metode bermain peran dan kelas VII-B (kelas kontrol) yang menggunakan metode konvensional. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes (pretest dan posttest), dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji hipotesis dengan bantuan SPSS, mencakup uji normalitas, homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan metode bermain peran terhadap keterampilan berbicara siswa di kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi uji-t (2-tailed) sebesar 0.000 (p < 0.05), yang mengindikasikan penerimaan hipotesis alternatif (Ha). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan berbicara siswa kelas VII MTs. Miftahul Ulum Selokgondang.
Kata Kunci: Role Playing, Keterampilan Berbicara, Pembelajaran Bahasa Indonesia.





